January 31, 2008
Sirah Nabawiyah
Pernikahan Rasulullah
Bersama : Ust.Ismeidas
Begitulah tema pengajian rutin ba’da Zuhur setiap Kamis di Musola Al Barokah – Gedug Cyber
Mengutip isi ceramah Ustadz Ismeidas bahwa Rumah Tangga Rasul adalah sebuah Rumah tangga yang romantis.
Bila suatu pagi istrinya tidak memasak, maka Rasul akan berpuasa, sedikitpun Rasul tidak pernah marah pada istri2nya.
Kalau saja suami saya mencontoh Rasul, mungkin setiap hari suami saya akan berpuasa ha..ha..ha…
Ya.. karena saya memang tidak pernah memasak buat suami saya, sungguh terlalu….
Tapi suami saya memang suami yang baik dia tidak pernah protes ataupun marah, dia cukup mengerti karena kami
sama2 bekerja maka sedikit sekali waktu utk dapat memasakinya, tapi memang saya nggak bisa masak.
daripada rasanya kacau dan sayapun nggak berselera utk makannya lebih baik beli saja, lebih praktis dan dijamin enak.
Makan jadi berselera dan semua senang.
Leave a Comment » |
kantor, relationship, sehari-hari |
Permalink
Posted by margatama
January 23, 2008
Pak udah makan…?
Begitulah pertanyaan saya pada seorang OB di kantor tempat saya bekerja.
Saya lihat mukanya pucat dan agak lemes…..
Ragu dan pelan dia menjawab sudah.
Perlahan keluarlah pengakuan jujur dari bapak ini.
“Saya libur makan mba…” begitu jawabnya….
“Minum air teh aja juga dah kenyang...”
Tersentak saya mendengarnya, berarti bapak ini libur makan lagi.
Sebelumnya dari seorang teman saya mendengar kalo bapak ini sering libur makan dan bapak ini juga harus berjalan kaki dari rumah kontrakannya di Pengadegan menuju kantor yg ada di Kuningan Barat
Semua itu dilakoninya karena ia sudah kehabisan uang disaat tanggal kritis seperti ini.
Sayapun mengalaminya, disaat tanggal tua seperti ini kita hrs pandai2 mengatur keuangan dan strategi,
namun alhamdulillah saya masih bisa makan dan tdk perlu berjalan kaki menuju kantor.
Ya….sesusah-susahnya saya, saya masih bisa makan….tapi bapak ini……
Tiba-tiba saya merasa malu pada diri sendiri….
disaat saya masih bisa makan di kantin atau warung langganan saya ,
ternyata dilingkungan dekat saya sendiri,di kantor tempat saya bekerja,
ada seorang bapak yg menahan lapar karena nggak ada uang membeli makanan.
Lalu saya teringat masih ada uang di dalam saku jaket saya…..
“Ini buat bapak, sekarang bapak makan ya……”
Jangan bapak tolak, yang terpenting sekarang bapak makan, nanti bapak bisa sakit
Setidaknya uang ini bisa buat makan bapak sampai gajian nanti”
Ya Allah, ampuni saya yang nggak peka terhadap penderitaan orang lain
dan berilah keberkahan dan rezeki yang luas bagi mereka yang menahan lapar karena keterbatasannya dan mereka tetap istiqomah.
7 Comments |
kantor, sehari-hari |
Permalink
Posted by margatama