Perkembangan Najwa Jan 2008 – 25 Bulan

January 29, 2008

cimg3017.jpgultah-najwa-2_b.jpgcimg3014.jpg 

Perkembangan Najwa Jan 2008

Bisa mengayunkan kuda2annya
Beberapa kali sudah mulai bisa naik ke tempat tidur
Bila duduk dalam posisi W, Sudah dapat memindahkan kaki kirinya sendiri   ke depan  kaki yang kanan masih kaku
Bila naik sepeda kakinya sudah di letakkan di sadelnya , posisi badan dan duduk sudah bagus
Bila naik mobil2annya kaki nya belum nyampe (mobilnya masih ketinggian)
Kosa kata yang bertambah : eyang, bang, berry, poko, tali(tari),inra (indra),jijik
Rambatannya belum ada kemajuan, kaki kanan msh jinjit
Berdirinya juga belum ada kemajuan, Najwa nggak bisa diem jadi susah menjaga keseimbangan badannya.

PR dari terapis :

Belajar jongkok (mencegah jalan silang, dan kaki menekuk ke dalam)
Lebih banyak berdiri
Belajar melangkah dengan benar (tidak silang)

Hambatan:

Najwa susah banget pake sepatu AFO nya
Kaki kanannya masih jinjit (efek dari nggak pake sepatu AFO)
Telapak kaki kiri jadi menekuk ke dalam 

Menurut terapisnya kalau sepatunya nggak dipake jalannya bisa nggak bagus (kaki kanan jinjit, kaki kiri menekuk kedalam)
dan nantinya malah akan lebih sulit utk dikoreksi.
Jadi mumpung belum jalan, harus dibiasakan pake sepatu, agar kakinya bisa lurus dan jalannya bagus.
Najwa sayang….pake sepatunya ya…..
 


Sudah bisa panggil eyang..

January 29, 2008

Selain perkembangan phisiknya, Najwa menunjukkan perkembangan wicaranya juga
Sekarang Najwa sudah bisa panggil Eyang dengan jelas, biasanya kalau memanggil
Eyangnya, yang terucap adalah “Eng…” kalau manggil kucing juga “Eng…” maksudnya meong.
Jadi kalau manggil Eyang dan Meong sama aja he..he…he….

Vokalnya mulai terdengar jelas, namun masih ada beberapa huruf yang Najwa masih belum bisa
seperti maap jadi ma’a, nenen jadi nene, poko jadi koko , tari jadi tali,abang jadi bang, tahu jadi tau
Biasanya kalau dia sudah merasa bosen akan sesuatu dia akan bilang “mah dah ” maksudnya mamah udah
Kalau dia melihat ada yang makan dia akan bilang “mah maem”
Najwa kini makin sering menirukan suara yang dia dengar,rasanya gemes mendengar celotehan dari bibir mungilnya.