Sejak Najwa dinyatakan mengidap CP oleh Dr.Dwi Putro Widodo,spA (RSPI) pada usia 10 bulan.
Saya langsung mencari informasi mengenai Cerebral Palsy (CP) ini,salah satunya saya dapat di sini.
CP bukan merupakan penyakit melainkan suatu gangguan perkembangan motorik pada anak
yang menyebabkan kekakuan otot tungkai dan lengan.
Anak-anak tersebut mengalami kesulitan memegang obyek , merangkak dan berjalan.
Penderita tidak bertambah membaik dengan bertambah usianya tetapi juga tidak bertambah buruk.
Klasifikasi CP berdasarkan kerusakan gerakan:
1.CP Spastik
Otot mengalami kekakuan dan secara permanent akan menjadi kontraktur.
CP Spastik berdasarkan bagian yang mengalami kekakuan:
a.Monoplegia
Mengenai satu ekstremitas biasanya lengan
b.Diplegia
Keempat ekstremitas kena, tetapi kedua kaki lebih berat daripada kedua lengan
c.Triplegia
Mengenai 3 ekstremitas, yang paling banyak mengenai dua lengan dan 1 kaki
d.Quadriplegia
Keempat ekstremitas kena dengan derajat yang sama
e.Hemiplegia
Mengenai salah satu sisi tubuh dan lengan terkena lebih berat
2.CP Atetoid
Mempunyai gerakan dan abnormal dan tidak terkontrol.
3.CP Ataksid
Jarang dijumpai, mengenai keseimbangan.
4.CP Campuran
Sering ditemukan satu penderita terkena lebih dari satu gejala CP.
Gejala penyerta dari CP ini adalah gangguan pada penglihatan, pendengaran, wicara dan kejang,
selain itu juga penderita CP mengalami kesulitan mengunyah dan menelan makanan.
(to be continued..)
January 25, 2008 at 9:48 am |
duh yang sabar ya…
January 26, 2008 at 3:02 am |
waduh.. semoga lebih sabar. amin.